Jumat, 25 April 2014

Pergelaran "Ngusir Werejit" Harapkan Pemimpin Amanah




REPLIKA kerba berukuran raksasa diarak 16 orang dalam pergelaran seni "Ngusir Werejit".


Pada acara peringatan diresmikannya Kabupaten Pangandaran sebagai Daerah Otonom Baru (DOB), tidak hanya dilakukan upacara. Namun, mayarakat setempat bisa menikmati pergelaran seni.
Satu ekor replika kerbau berukuran besar diarak ke dalam lapangan Parigi, Kecamatan Parigi, Rabu (23/4/2014). Kerbau yang terbuat dari kayu dan kertas semen bekas itu dibawa oleh 16 orang.
Dikatakan Agus Jimo selaku pimpinan dapur seni Agus Jimo Langkaplancar, judul dari pergelaran seni itu adalah "Ngusir Werejit".
"Jadi, ngusir werejit itu adalah, mengusir kejahatan dan niat jahat di pemimpin. Kita inginkan pemimpin Pangandaran amanah dan memperjuangkan hak rakyat," ucapnya.
Di dalam kerbau itu, terdapat makanan. Seperti petai, jengkol, gula, semacam tanaman dan sayuran. Itu semua dibagikan Penjabat Bupati Kabupaten Pangandaran Endjang Naffandy kepada pemimpin dan tamu undangan yang ada. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar