Senin, 11 Januari 2016

PRA-PON

   Pra-PON Pacuan Kuda Diikuti 12 Provinsi

  

 Sebanyak 12 provinsi dipastikan ikut pada babak kualifikasi cabang olahraga berkuda PON XIX/2016 nomor pacuan yang akan digelar di Gelanggang Pantai Indah Legok Jawa, Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu – Minggu.
“Peserta tidak ada perubahan, 12 provinsi hadir untuk babak kualifikasi cabang pacuan kuda,” kata Ketua Umum Pengda Pordasi Jabar Agus Welianto di Bandung, Kamis (7/1/2016).
Pelaksanaan babak kualifikasi pacuan kuda sempat tertunda dari rencana semula 28-29 Desember 2015 karena sarana prasarana yang belum siap serta akomodasi hotel yang penuh karena berbarengan dengan momen Libur Tahun Baru 2016.
Perhelatan babak kualifikasi pacuan kuda yang kembali dipertandingkan sebagai nomor pertandingan resmi PON XIX/2016 itu akan mempertandingkan lima nomor lomba yakni kelas yaitu A terbuka, A sprint, C, D1, D2 dN juga kelas E.
Selain itu juga dipertandingkan kelas eksibisi yakni kelas B, D jauh, C jauh dan kelas F.
Babak kualifikasi merupakan ajang wajib bagi peserta sebagai syarat untuk bisa berlaga pada babak utama PON XIX/2016, bulan September 2016.
“Trek pacuannya sudah rampung dan layak untuk pacuan, sarana tribun dan pendukungnya memang belum rampung, namun kami pastikan selesai,” kata Agus.
Sementara itu Kontingen Jawa Barat menjadi daerah dengan jumlah kuda terbanyak yakni sebanyak 35 kuda pacuan. Disusul kemudian oleh DKI Jakarta yang mendaftarkan 30 kuda pacuannya.
“Kamis ini sebanyak 10 kuda DKI sudah tiba di Pangandaran, juga dari beberapa daerah lainnya, termasuk Jabar sudah jauh hari berada di sana,” katanya.
Sama halnya juga Jawa Timur dan Jawa Tengah juga dipastikan akan membuat persaingan kian ketat serta dari tujuh kontingen provinsi lainnya.
Terkait sarana pertandingan, kata Agus pihaknya terus melakukan koordinasi dengan PP Pordasi.
“Yang disoroti PP Pordasi saat itu mengenai kelayakan lapangan pacu karena yang main bukan atlet semata tapi juga kuda. Bila masih lalu lalang alat berat tidak bisa dilaksanakan. Dan kami pastikan tidak ada pengerjaan saat babak kualifikasi berlangsung,” kata Agus.
Sementara itu Ketua Pengda Perbasi Jabar Karina Sadhak menyebutkan, Kontingen Jabar mendaftarkan 35 kuda pacuannya termasuk joki-joki andalannya.
“Sebanyak sepuluh kuda pacuan sudah dipastikan lolos ke PON XIX/2016 karena mendapat wild card sebagai tuan rumah,” kata Karina.
Tuan rumah Jabar mendapat jatah dua kuda pacuan untuk setiap nomor pertandingannya. Namun demikian Jabar akan tetap fight pada babak kualifikasi yang menjadi salah satu tolok ukur hasil Pelatda.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar