Senin, 23 September 2013

PNS Dilarang Keluyuran Tanpa Kerja




SEJUMLAH Pegawai Negeri Sipil (PNS) berbincang sesusai apel tanggal 17, di halaman Kantor Penjabat Bupati Pangandaran, Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Selasa (17/9/2013). Penjabat Bupati Kabupaten Pangandaran Endjang Naffandy menegaskan agar seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak keluyuran pada saat jam kerja.*

PANGANDARAN, (PRLM).- Pegawai Negeri Sipil (PNS) keluyuran pada saat jam kerja akan ditindak tegas. Apalagi melakukan kegiatan yang bukan pekerjaannya.
"Jangan ada PNS keluyuran ketika jam kerja. Tunjukkan bahwa kita adalah PNS Kabupaten Pangandaran yang disiplin," kata Penjabat Bupati Kabupaten Pangandaran Endjang Naffandy pada apel pagi di lapangan Kantor Penjabat Bupati Pangandaran, di Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Selasa (17/9/2013).
Endjang mengatakan, dirinya pun meminta agar ketika jam kerja tidak ada PNS yang berangkat ke pasar, atau pusat perbelanjaan. "Jangan ada yang di pasar pada siang hari. Apalagi ke hotel di siang hari," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut Endjang meminta, pada saat jam kerja diharapkan seluruh PNS bekerja bersungguh-sungguh sesuai dengan tugas kewajibannya.

Rabu, 18 September 2013

Bupati Pangandaran Melantik Empat Kepala Desa



PENJABAT Bupati Kabupaten Pangandaran Endjang Naffandy melantik empat Kepala Desa di wilayah Kecamatan Cijulang, di Aula Desa Kondangjajar, Selasa (17/9/2013).

PANGANDARAN, (PRLM).- Empat jabatan kepala desa di pemerintahan Kecamatan Cijulang diserahterimajabatankan. Mereka adalah Kepala Desa Kondangjajar, Margacinta, Cijulang, dan Kertayasa.
Acara pelantikan tersebut dilakukan di Aula Desa Kondangjajar, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Selasa (17/9/2013). Dipimpin langsung oleh Penjabat Bupati Kabupaten Pangandaran Endjang Naffandy.
Dari empat kepala desa yang dilantik, dua di antaranya kembali terpilih. Mereka adalah Kepala Desa Cijulang Tarhim Sidiq, dan Kepala Desa Kertayasa Abdul Rohman.
Dua kepala desa yang dilantik dan menggantikan pendahulunya adalah Kepala Desa Kondangjajar E. Abdurahman digantikan Eman. Dan, Kepala Desa Margacinta Edi Supriadi yang menggantikan Ade Suharja.

Tanggal 25 Oktober Minta Dijadikan Hari Jadi Kab.Pangandaran



PANGANDARAN,(PRLM).-Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran, menginginkan tanggal 25 Oktober diperingati sebagai hari jadi Kabupaten Pangandaran. Bukan pada 22 April.
Ketua Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran Supratman, diperingatinya tanggal 25 Oktober sebagai hari jadi beralasan. Sebab, pada 25 Oktober 2012, secara resmi daerah tersebut disahkan menjadi Daerah Otonom Baru (DOB).
"Presidium menyepakati jika 25 Oktober adalah hari jadi Kabupaten Pangandaran. Jika pemerintah tidak menyetujuinya, kami tetap merayakan hari jadi pada 25 Oktober," jelasnya, Jumat (13/9/2013).
Supratman berharap, Pemerintah Kabupaten Pangandarat dapat menyetujui keputusan presidium yang menyatakan hari jadi adalah 25 Oktober. "Jika setuju, kami minta untuk dibuatkan Peraturan Bupati terkait hal tersebut," ucapnya.
Jika pada akhirnya pemerintah tidak menyetujui, Supratman menegaskan bahwa presidium tetap akan menggelar perayaan hari jadi pada 25 Oktober. Namun, jika sebaliknya, maka besar harapan ada kepanitiaan bersama.
Lebih lanjut dia mengatakan, mengapa pada tanggal 25 Oktober 2012, karena ketika itu dikerluarkannya keputusan dan disahkannya Kabupaten Pangandaran menjadi Daerah Otonom Baru (DOB), oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), dan diatur pada Undang Undang Nomor 21 Tahun 2012.
Kemudian, pada tanggal 22 April 2013, Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono melalui Mentri Dalam Negeri Gamawan Fauzi melantik kepala daerah, dalam hal ini Penjabat Bupati Endjang Naffandy.
Masih dikatakan Supratman, jika pada nantinya Pemkab Pangandaran menyetujui hari jadi pada tanggal 25 Oktober, maka akan ada pesta rakyat. "Acara ulang tahun pertama ini menunjukkan kerakyatan. Banyak hal yang akan ditonjolkan," ucapnya.
Diantaranya potensi alam, kebudayaan, industri, kesenian, serta potensi pariwisatanya juga dan kuliner."Terlebih dengan keinginan daerah ini menjadi kabupaten pariwisata. Sudah barang tentu perayaannya nanti akan bernuansa pariwisata juga," katanta.
Ditegaskan dia, perayaan nanti pun akan menjadi momentun untuk tonggak Kabupaten Pangandaran menjadi kabupaten pariwisata.
Selain itu, acara yang akan dilaksanakan selama satu pekan itu menjadi ajang promosi. Baik di tingkat nasional maupun internasional

Jumat, 13 September 2013

Kades di Pangandaran Diinstruksikan untuk Tidak Sering di Kantor



Penjabat Bupati Kabupaten Pangandaran Endjang Naffandy intruksikan seluruh kepala desa (kades) untuk tidak terlalu sering diam di ruang kerja. Namun, harus lebih meningkatkan kunjungan kepada masyarakat.
“Sebagai garda terdepan, saya inginkan seluruh kepala desa aktir dan tanggap dalam menanggapi permasalahan yang ada di lingkungannya,” ujar Endjang ketika melantik empat kepala desa di wilayah Kecamatan Cimerak, di aula Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Rabu (11/9/13).
Endjang menjelaskan, salah satu keberhasilan pembangunan daerah bukan hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, mampu merespon dengan baik tuntutan baru dan yang ada dilingkungannya.
Sebagai garda terdepan, Kades pun harus dekat dengan masyarakat. Kemudian, terus menjalin komunikasi yang aktif. “Kades harus dapat mendeteksi dini. Kades wajib mendengar dan melihat apa yang terjadi di wilayahnya,” katanya.
Selanjutnya, Kades pun menurut Endjang harus dapat menanggulangi dan menyelesaikan segala macam permasalahan. Baik itu yang sekecil apapun.
Dengan demikian, Endjang menegaskan agar seluruh Kades tidak boleh sering berada di kantor. Pejabat daerah harus mengetahui apa yang terjadi di sekitarnya. “Jadi, mereka harus menerapkan sistem jemput bola, atau totog. Kemudian, carikan solusi jika terjadi masalah,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, sebanyak empat jabatan kepala desa di wilayah Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran diserahterimakan. Acara pelatikan sendiri, dipimpin langsung oleh Penjabat Bupati Kabupaten Pangandaran Endjang Naffandy. Turut hadir sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pangandaran.
Mereka yang menjalani serah terima jabatan adalah Kepala Desa Batumalang, Desa Cimerak, Desa Mekarsari, dan Desa Limusgede.
Jabatan yang diserahterimakan adalah Kepala Desa Batumalang dari Toto Suharto kepada Jaja Jaedi. Kemudian, Kepala Desa Cimerak dari Pendi Ependi kepada Dadang Rukanda.
Selanjutnya Kepala Desa Mekarsari Uce Hasid, kepada Rohimat. Dan, Kepala Desa Limusgede dari Engkos Koswara kepada Koswara Nugraha.
Kepada para Kades yang telah dilantik, Endjang berharap mereka dapat melaksakan tugasnya dengan baik. Melanjutkan program yang sudah dibuat pendahulunya, dan melakukan inovasi baru.

Empat Jabatan Kepala Desa Diserahterimakan




PENJABAT Bupati Kabupaten Pangandaran Endjang Naffandy (kedua kanan), membacakan sumpah jabatan kepada empat kepala desa yang ada di lingkungan Kecamatan Cimerak, di Aula Kecamatan Cimerak, Rabu (11/9/2013).*

PANGANDARAN, (PRLM).- Sebanyak empat jabatan kepala desa di wilayah Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran diserahterimakan. Acara pelatikan sendiri, dipimpin langsung oleh Penjabat Bupati Kabupaten Pangandaran Endjang Naffandy.
Pada acara yang dilakukan di aula Kecamatan Cimerak, Rabu (11/9/2013), turut hadir sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pangandaran.
Mereka yang menjalani serah terima jabatan adalah Kepala Desa Batumalang, Desa Cimerak, Desa Mekarsari, dan Desa Limusgede.
Jabatan yang diserahterimakan adalah Kepala Desa Batumalang dari Toto Suharto kepada Jaja Jaedi. Kemudian, Kepala Desa Cimerak dari Pendi Ependi kepada Dadang Rukanda.
Selanjutnya Kepala Desa Mekarsari Uce Hasid, kepada Rohimat. Dan, Kepala Desa Limusgede dari Engkos Koswara kepada Koswara Nugraha.