Senin, 11 Januari 2016

DIGUNAKAN PON 2016




 

Lapangan Pacuan Kuda Desa Legokjawa Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran Akan Dibenahi

Untuk menunjang penyelenggaraan Pekan Olah Raga (PON) XIX pada tahun 2016 mendatang, Lapangan Pacuan Kuda yang ada di Dusun Legok, Desa Legok Jawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, akan ditingkatkan dan dibenahi fasilitasnya. Seperti diketahui, Jawa Barat akan menjadi tuan rumah pesta olah raga tersebut. Dan, Lapangan Pacuan Kuda Legok Jawa, akan dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan cabang olah raga pacuan kuda.
Dikatakan Plt Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Pangandaran Hendar Suhendar, untuk pembenahan lapangan pacuan kuda tersebut, telah disiapkan dana yang cukup besar. Dan, itu diperuntukan untuk pembangunan sarana dan prasarana juga pembenahan.
“Anggaran awal sebesar Rp 7 miliar, dan kini menjadi sekitar Rp 1,4 miliar. Dana bantuan dari Provinsi Jawa Barat itu akan digunakan untuk pembangunan dan pembenahan fasilitas lapangan pacuan kuda,” ujarnya.
Hendar menjelaskan, dengan akan dilaksanakannya cabang olah raga pacuan kuda di Kabupaten Pangandaran itu menjadi keuntungan besar. Sebab, dapat menjadi salah satu media promosi daerah serta wisata yang ada.
Selain itu, pembangunan lapangan pacuan kuda di sana pun dapat segera terealisasi. Sebab, belakangan ini, tempat tersebut sempat tidak terawatt. “Untuk sisa pembangunan, dananya akan dilanjutkan pada tahun 2015 mendatang. Harapannya, sebelum 2016 sudah dapat selesai,” ujarnya.
Seperti diketahui, lapangan pacuan kuda yang berada di Dusun Legok, Desa Legok Jawa, itu memang sudah diwacanakan sejak jauh hari menjadi tempat pacuan kuda bertaraf internasional.
“Lapangan pacuan kuda itu mumpuni. Dan berada tepat di depan Pantai Legok Jawa,” jelasya.
Hendar mengatakan, pacuan kuda di Legok Jawa tersebut berbeda dengan yang lain. Sebab, berada tepat di tepi pantai. Atau hanya berjarak sekitar 100 meter dari bibir pantai.
“Jelas ini menjadi daya tarik dan keunikan dengan pacuan kuda lainnya yang ada. Selain lahannya luas dan bagus, kita dapat menikmati keindahan alam dan panorama pantai yang ada di sini,” ucapnya.
Untuk menuju tempat pacuan kuda, dari Jalan Raya Cimerak sekitar 10 kilometer. Dan, jalannya sebagian dalam kondisi rusak.


PACUAN KUDA DI DESA LEGOKJAWA DIUSULKAN MENYELENGGARAKAN BERTARAF INTERNASIONAL







SEEKOR kuda sedang berada di dalam istal di Pacuan Kuda Legok Jawa, Dusun Legok, Desa Legok Jawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Pacuan kuda yang ada di depan Pantai Legok Jawa tersebut kini diusulkan untuk dapat menggelar kejuaraan tingkat internasional, dan dikembangkan menjadi objek wisata.

Lapangan pacuan kuda yang berada di Dusun Legok, Desa Legok Jawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, akan ditingkatkan. Lapangan itu nantinya menjadi pacuan kuda bertaraf internasional.

Camat Cimerak, Tedi Garnida mengungkapkan bahwa keinginan itu sangat berasalan. Sebab, lahan yang ada cukup memadai. “Lapangan pacuan kuda ini akan dijadikan menjadi taraf internasional. Kini, pacuan kuda ini sudah bertaraf nasional,” jelasnya.

Tedi mengatakan, pacuan kuda di Legok Jawa tersebut berbeda dengan yang lain. Sebab, berada tepat di tepi pantai. Atau hanya berjarak sekitar 100 meter dari bibir pantai.


Kamis, 31 Desember 2015

Keramaian Pangandaran Menjelang Malam Tahun Baru 2016




Dari mulai perayaan hari Natal beberapa hari yang lalu, Pangandaran di padati wisatawan yang berlibur. Natal yang bertepatan jatuh pada hari Kamis (24/12) menjadikan para pengunjung memperlama masa berlibur mereka hingga hari Minggu.

Sejumlah Hotel dan penginapan baik itu kelas melati hingga homestay jauh-jauh hari sudah penuh dan telah terpesan, semua aspek kepariwisataan bergerak dari  mulai pemerintah daerahnya dengan pengamanan serta rekayasa arus lalu lintas, hingga warga masyarakatnya yang sibuk menyambut kedatangan para wisatawan.

Terlebih lagi pada pergantian tahun baru nanti juga di prediksi akan menjadi puncak keramaian di Pangandaran, seperti tahun-tahun sebelumnya, Pangandaran dijadikan tempat untuk merayakan pergantian tahun, dan lagi pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata selain melakukan pengamanan dan pengelolaan arus wisatawan, juga menyediakan hiburan dengan menggelar acara yang terbagi di 10 destinasi wisata di Pangandaran.

Di Pangandaran sendiri diadakan acara dengan kali ini mengangkat konsep tradisi dan penerjemahan rasa syukur dengan menghadirkan bintang tamu dan para budayawan yang dilaksanakan di Panggung terbuka Pamugaran Pangandaran dan pagelaran wayang golek yang di adakan di Lapang Ketapang Doyong Pantai Timur Pangandaran.

Resolusi dan harapan tentunya di panjatkan dan terlebih untuk masyarakat Pangandaran dengan Kabupaten pariwisata barunya, yang baru akan memiliki Bupati tetap untuk pertama kalinya, kekurangan pengelolaan pariwisata Pangandaran terus di perbaiki dan di koreksi semoga tercapai wisata yang ber Sapta Pesona dan Pangandaran semakin mendunia. 

Rangkaian Acara Ulang Tahun Kabupaten Pangandaran ke 3 Mulai di Gelar




Pangandaran sebagai daerah otonomi baru kini akan menginjak usianya yang ke-3 beberapa hari lagi, tepat tanggal 25 Oktober tiga tahun lalu Kabupaten Pangandaran di perjuangkan demi mendapatkan status baru yaitu sebagai Kabupaten Pariwisata tersendiri, terpisah dari Kabupaten induknya yaitu Ciamis. Tak terasa kini akan menginjak tahun ke-3, pembenahan dan pembelajaran sebagai daerah otonomi baru  terus berjalan, perbaikan di berbagai hal dilakukan terus menerus dan konsisten dan masif.

Dalam menyambut ulang tahun kelahiran daerah Pangandaran, sebagai wujud rasa syukur dan kecintaan warga serta pemerintah daerah terhadap Pangandaran, digelar lah serangkaian acara-acara untuk menyambutnya, seluruh SKPD dan Dinas serta stakeholder pariwisata di kumpulkan dalam ajang Pangandaran Expo 2015 menyambut milangkala kabupaten Pangandaran ke-3.

Rangkaian acara diprakarsai oleh Dinas Pariwisata Perindagkop & UMKM serta di dukung dinas terkait lainya, mulai dari lomba Fox Hunting Orari, carnaval dan mobil hias serta gelaran budaya menandai dimulainya rangkaian acara, kemudian dilanjut keesokan harinya jalan sehat serta Rally photo dan pameran pariwisata melengkapi gelaran tersebut, dan rencananya akan menghadirkan juga artis asal Pangandaran yaitu Cakra Khan.

Pada Carnaval mobil hias serta carnaval budaya kali ini lebih meriah dengan diikuti ratusan partisipan dari berbagai daerah di 10 (sepuluh) Kabupaten di Pangadaran, Carnaval dengan titik start di depan kantor Dinas Pariwisata Perindagkop & UMKM Kabupaten tersebut, berjalan mengelilingi Pangandaran dengan titik finish di lapangan Tol Boulevard Pangandaran, serta dalam carnaval tersebut berlangsung beriringan lomba photografi dengan objek selama carnaval berlangsung.

Kemeriahan dan antusias terlihat dari semua pihak, sebagai pertanda positif dan terlebih lagi dalam hitungan kurang dari 2 (dua) bulan lagi Kabupaten Pangandaran akan menggelar pesta rakyat yaitu memilih secara langsung pemimpin tetap yang akan membawa Pangandaran dalam roda pemeritahan 5 (lima) tahun mendatang.  


Ulang Tahun Kabupaten Pangandaran ke 3 Penuh Pencapaian Positif




Pangandaran sepanjang bulan Oktober disibukkan dengan berbagai kegiatan menyambut hari lahirnya sebagai Kabupaten Baru, menginjak usianya yang ke-3, Kabupaten Pangandaran hadir sebagai kabupaten pariwisata dengan misi yang ingin menjadikanya sebagai daerah tujuan wisata yang mendunia. Berbagai capaian telah diraih selama berjalanya pemerintahan selama 3 tahun ini diantaranya sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) terbaik, indeks makro pembangunan dan indeks pembangunan manusia yang terus meningkat, melalui berbagai upaya bersama seperti capaian program melek huruf, serta aksi nyata penanggulangan kemiskinan.

Pada Dirgahayu atau Milangkala kali ini bertemakan "Dengan Kebersamaan Membangun Pangandaran Lebih Sejahtera", sebagai mana sambutan yang di sampaikan Penjabat Bupati Daud Achmad dengan semangat berinovasi, kreatifitas, kerjasama, dan pola pembangunan yang konsisten terbukti kecenderungan berbagai indeks mengarah kepada peningkatan yang positif selama 3 tahun berjalan.

Pada  Upacara Dirgahayu Kabupaten Pangandaran ke-3, penjabat Bupati mengapresiasi kepada semua pihak yang turut menggerakan roda pembangunan Kabupaten Pangandaran atas semua pencapaianya. dan di sampaikan juga kabupaten Pangandaran dengan pengelolaan keuangan daerah dengan opini laporan keuangan sebagai  wajar dengan pengecualian (WDP) tentunya dengan target kedepan dengan opini wajar tanpa pengecualian (WTP), serta disampaikan kepada seluruh SKPD yang bersentuhan dengan pelayanan publik agar terus memperbaiki layanan, yang lebih cepat dan simple serta terus meningkatkan prestasinya, seiring dengan semakin dipercayanya Kabupaten Pangandaran baik oleh nasional maupun internasional, banyak event yang telah terselenggara dengan baik dan yang terakhir Pangandaran di pilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan 2 (dua) cabang olah raga dalam Pekan Olah Raga Nasional (PON) dan persiapan infrastruktur dan venue pun tengah dalam pengerjaan. Dan terakhir Bupati kembali menghimbau pada Pilkada serentak nanti tetap dapat di jaga kondusifitas serta terlaksana pemilihan pemimpin Kabupaten Pangandaran yang jujur, adil serta transparan.

Dalam rangkaian acara guna memperingati Milangkala Kabupaten Pangandaran ke-3, telah digelar berbagai acara mulai dari karnaval budaya, pangandaran Expo, serta berbagai perlombaan-perlombaan, selain itu apresiasi terhadap Desa-desa berprestasi juga diberikan penghargaan dan diumumkan pada saat upacara peringatan milangkala di Lapang terbuka Parigi hari ini (25/10). Berbagai lapisan masyarakat menyambut baik dengan peringatan tersebut dan harapannya tentu sesuai tema kali ini, masyarakat turut merasakan makna kesejahteraan bersama.